4 Prinsip Sayyidina `Ali (r) agar Selamat

1924903_628083793912644_764747445_n

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

“Sayyidina ‘Ali (r), semoga Allah memuliakan wajahnya dan memuliakan kita demi Sayyidina ‘Ali (r) dan demi para Sahabat dan demi Nabi (s).  Beliau berkata bahwa ada 4 prinsip yang jika kalian ikuti, maka kalian akan selamat.

1) Jangan Bicara

Orang jatuh ke dalam kesalahan dan terlibat kontradiksi dari apa yang mereka katakan ketika mereka bicara.  Ketika kalian membuka mulut kalian, kalian jatuh ke dalam kesalahan dan kemudian orang akan datang dan menyerang kalian dari segala sisi.  Dikatakan bahwa, in kaan al-kalama min fiddata fa as-sukuut min dzahab.  Jika berbicara berasal dari perak, maka diam berasal dari emas.  Para Sahabat berada dalam lingkaran perlindungan.  Sahabat Nabi (s), para awliya dan orang-orang yang beriman.  Dan jika kita diam, Allah akan membela kita.  Nabi (s) pernah perlakukan tidak baik oleh keluarganya sendiri, pamannya menentangnya, sukunya datang menentangnya, beliau tinggal sendiri.  Mereka berkata, “Kami akan memberimu matahari dan bulan,” tetapi beliau mengatakan tidak.  Bahkan jika kau meletakkan matahari di tangan kananku dan bulan di tangan kiriku, aku tidak akan berhenti.

(2 & 3) Melihat dan Mendengar 

Pertama kalian diam dan tidak bicara, jangan mengatakan apa-apa, tetapi kalian mendengarkan.  Dari mana pun yang kalian sukai, tetapi jangan bicara.  Kunci mulut kalian: kalian mendengar, kalian mengerti; tetapi mendengar bagaikan seseorang menonton TV dan mereka mengatakan, “Ada ledakan”, dapatkah ia melihat ledakan itu?  Jika tidak ada gambarnya, ia tidak bisa mencapai hakikat, kalian tidak melihat gambarnya.  Jika sikring di dalam TV terbakar, kalian juga tidak bisa melihat gambarnya.  Kalian tidak dapat melihat bencana macam apa yang terjadi, kerusakan apa yang terjadi, seperti tsunami, mereka mengatakan bahwa tsunami datang dan air laut datang dan semua kerusakan ini.  Jika kalian melihatnya, maka itu adalah hal yang berbeda. Kalian tidak melihat orang-orang yang tewas karena ledakan, karena kalian belum mencapai level musyahadah, level mampu melihat.  Musyahadah adalah ketika kalian dapat melihat gambaran sebenarnya.  Kalian diam, fokus dengan baik, dengarkan dan amati dengan mata kalian, dan lihat kerusakan macam apa yang terjadi karena sebagian orang mengatakan ini, sebagian mengatakan itu.  Kalian harus bisa merasa yakin, dan mengecek informasi tersebut.  Barulah kalian menuju level berikutnya.

(4) Ambil Tindakan

Para pemain catur ini, yang terkenal, orang-orang Rusia, kadang-kadang mereka mempunyai kompetisi catur. Kadang-kadang untuk melangkah satu bidak ke posisi lainnya memerlukan waktu 48 jam.  Mereka memandangi bidak-bidak catur, mereka melihat dirimu, mereka melihat musuhnya, fokus dan berusaha mendengar apa yang dikatakan oleh musuhnya di dalam hatinya, memikirkannya, berusaha memahami pergerakan lawannya.  Langkah apa yang harus diambil untuk mematikannya, ia berpikir selama 24 jam, 48 jam baru kemudian melangkahkan bidaknya.  Itu adalah haraka.  Itu adalah gerakan, kalian bergerak dengan arah yang benar.  Setan ingin agar kita semua gagal untuk bergerak ke kanan atau ke kiri.  Kami berusaha agar tidak jatuh ke dalam kegagalan dengan mendengarkan dan mengatamati dan kemudian kita melangkahkan, itu akan berjalan pada arah yang benar, keempat prinsip ini akan membawa kita semua dengan selamat.”

Al Fatiha. (Amiin)

A very important extract of a Sobah from Jakarta, lndonesia by Sayyid Mawlana Shaykh Hisham Kabbani on the 4 Principles of Sayyidina Ali (r) for Safety.

“Sayyidina ‘Ali (r), may Allah ennoble his face and to ennoble us by the sake of Sayyidina ‘Ali (r) and for sake of Companions and for sake of the Prophet (s). He said there are 4 pinciples if you follow them you will be saved.

1) Don’t talk- People fall in mistakes and contradict what they say when they talk. when you open your mouth you fall into mistakes and then people will come and attack you from every side. it is said, in kaan al-kalama min fiddata fa as-sukoot min dhahab. If talking is from silver then silence is from gold. Sahaba were under the circle of protection, Prophet’s companions, the awliya and the believers. and if we keep quiet Allah will defend us. The Prophet (s) was abused by his own family his uncles came against him, and his tribe came against him, and he stood alone. they said we give you the sun the moon and he said no. Even if you put the sun in my right and the moon in my left I will not stop.

(2 & 3) To look & listen- First you are quiet you dont talk, you dont say anyting but you listen. from anywhere you like but dont talk. you zip your mouth; you listen, you understand, but listening like someone opening the TV they say “there was an explosion” can he see the explosion. if there is no picture he cannot reach the reality you are not seeing the picture.. if the fuze in the TV is burnt you cannot see the picture. you cannot see what kind of disaster happened, what destruction happened. like the tsunami, they say tsunami came and ocean came and all this destruction. if you see it then it is different. you didnt see those killed by the explosion. because you did not reach level of seeing, mushahada is when you can see the real picture. you are quiet, focussing well, listening and observing with your eyes, and see what kind of destruction has happened because of some people said this or some people said that. You need to be sure and check the information.. Then you go to the next level.

(4) Take action.. These players of chess, the famous ones, Russians, they have competition sometimes to play chess. sometimes to move one stone to one place takes 48 hours. they look at the chess pieces, they look at you. look at the opponent. focussing and trying to hear what the opponent is speaking his heart, thinking. trying to understand movement of the opponent. which one I have to hit to shake him, thinking 24 hours, 48 hours then moving the stone. That is haraka. That is movement, then you move in right direction. Shaytan wants us to fall, move right or left. we try not to fall by looking listening and observing and then we move it will go in the right direction, these 4 principles will take us all to safety”

Al Fatiha. (Ameen)

© Sufilive.com

Pls check www.sufilive.com for full length Sohbah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s