Cobaan

10300666_653601264726869_1154536461598429688_n

Grandsyekh kita berbicara mengenai cobaan.  Setiap hari cobaan baru akan datang dan setiap murid harus bisa menghadapinya, dengan demikian imannya akan menjadi iman sejati.  Setiap orang dapat meningkatkan maqamnya.  Bagi orang-orang yang masih berada di bawah pengaruh egonya, ia akan diuji dengan sesuatu yang tidak disukai egonya.  Cobaan itu bisa berasal dari mana saja; keluarga, teman, pekerjaan, atau tetangga.  Sesuatu yang tidak kalian sukai akan mendatangi kalian.  Jalan menuju kemajuan adalah dengan bersabar.  Tidak ada kemajuan yang sifatnya instan.  Seseorang harus bisa menerima semua peristiwa yang terjadi di sekelilingnya.  Jika kalian bisa bertahan dari orang yang mengganggu kalian, itu adalah tanda dari suatu kemajuan.

Kalian tidak perlu menjadi orang yang bisa terbang di langit atau berjalan di atas permukaan laut atau bisa terlihat di beberapa tempat sekaligus atau bisa bermimpi yang indah dan bagus.  Yang penting dalam tarekat kita adalah sabar, bertahan dari segala gelombang kejahatan bagaikan gunung yang menghadang badai, ia tidak terdorong ke belakang.  Itulah yang dinamakan kemajuan.  Atau seperti samudra yang tidak tercemar dengan air sungai yang masuk ke dalamnya.  Orang dengan kekuatan luar biasa, bisa saja terbang, tetapi ia bisa kehilangan imannya pada akhir hayatnya bila Iblis menggoda mereka.  Kita harus bisa bertahan dari segala hal yang menyakitkan yang dilakukan oleh orang lain.

Grandsyekh berkata, kita harus bisa bangkit dari segala hal yang berlawanan dengan keinginan kita dan siap untuk mentoleransinya.  Ini adalah maqam iman sejati.

 

Our Grandshaykh was saying about trials: everyday they are coming afresh and the seeker must be ready and careful each time for that trying, that his faith may become real faith. Everyone may improve his station. For one still under his ego’s rule, he will be tested by that which his ego will never like; from everything, family, friends, work and neighbours, may come to you what you don’t like. The way of development is the way of patience. There is no quick development. One must be agreeable to all happenings to and around himself.

That is the sign of development, to endure peoples’ troubling you. It is not important to fly in the sky or to walk on the sea or to be seen in several places at once or to dream good dreams. lmportant in our way is to be patient, resisting every wave of evil like a mountain in a storm, not being pushed back. That is development. Or like the ocean, not becoming dirty from the rivers pouring into it. People with extraordinary powers may fly, but may in the end lose their faith when Satan rushes to attack them. We must be able to endure every harm from everyone.

Our Grandshaykh says, we must be awakened for everything coming contrary to our liking and be ready to tolerate it. This is the real station of faith.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s