Mengapa Mereka Melarang Mengucapkan “Allah, Allah”?

994189_486168118187472_8884108427215129656_n

Sekarang jika seseorang tidak meminta Allah, jika tidak ada permintaan untuk Allah, dapatkah seseorang menemukan Allah? Dengan mengucapkan, “Allah, Allah, Allah, Allah”, siapa yang kita panggil? Apakah kita memanggil orang Rusia? Armenia? Hush! Apakah kita memanggil orang Inggris? Ia memanggil Allah. Bila tiba waktunya di mana menyebut nama Allah dilarang, itu artinya Islam sudah berakhir. Jika orang-orang terpelajar dalam Islam telah melarang menyebut nama Allah, itu artinya Islam mereka telah habis, sudah hilang. Jika mereka mendeklarasikan bahwa menyebutkan nama Allah adalah sesuatu yang buruk, apakah orang-orang ini akan mempunyai iman? Sekarang banyak orang yang berjalan di Daghestan dan tempat-tempat lain yang mengatakan, “Jangan berzikir.” Mereka tidak mau mengatakan kepada para penyanyi agar mereka tidak menyanyi, Tetapi jika di dalam masjid seseorang duduk dan (berzikir) menyebut “Allah, Allah”, mereka katakan itu adalah dosa besar. Mereka sudah menjagi gila, orang-orang ini adalah para penghuni rumah sakit jiwa. Mereka melarikan diri dari sana.

Mereka mengatakan ini adalah hal terlarang. Bagaimana menyebut nama Allah menjadi terlarang? Jika kita tidak memanggil Allah, lalu siapa yang kita panggil? Setan, Setan, Setan. Haruskah kita menyebut Setan? Haruskah kita menyebut setan, setan, setan? Fir’aun, Fir’aun, haruskah kita menyebut Fir’aun? Haruskah kita menyebut korps Stalin? Korps Lenin? Korps. Mereka tidak mengatakan apa-apa mengenai mereka. Mereka tidak mengatakan, “Hancurkan patung mereka.” Banyak penipu di sini yang datang dari Hijaz. Ada banyak patung di alun-alun, tetapi mereka tidak pergi mendatangi pemerintah dan berkata, “Hancurkan patung-patung ini, yang merupakan musuh bagi keimanan dan agama. Mereka adalah korps yang membunuh jutaan Muslim.” Mereka tidak mengatakan, “Mengapa kalian menyimpan patung-patung itu?” Setan ini malah mengganggu orang-orang yang berzikir menyebut Allah, Allah di dalam masjid. Mereka menyesatkan kaum muda. Mengapa mereka tidak pergi ke sana? Masing-masing mereka menyesatkan 70 juta, 80 juta Muslim.

Kalian tahu berapa banyak orang yang telah dibunuh di negeri ini? Kita tidak tahu. Seperti itulah orang-orang terkutuk itu datang ke sini, ke masjid ini. Kalian menyebut Allah, tetapi mereka mengatakan, “Jangan melakukan zikir, jangan dengarkan orang yang memakai turban. Jangan mematuhi Syekh.” Jadi siapa yang harus dipatuhi? Apakah kalian mau mematuhi Dajjal? Sekarang adalah akhir zaman, oleh sebab itu Nabi (s) memerintahkan, “Bukalah matamu. Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Satu golongan selamat, sedangkan 72 lainnya akan masuk Neraka. Ini adalah orang-orang Yahudi yang ingin menghancurkan keimanan orang. Mereka datang ke sini dengan jutaan uang asing untuk menghancurkan Iman umat Muslim. Itulah pekerjaan mereka. Yaitu untuk menghancurkan Islam, menghancurkan Iman.
Allah memerintahkan, “Fadzkuruni adzkurkum” (2:152), Wahai hamba-Ku, ingatlah (zikir) Aku, Aku akan mengingatmu.” “Ya ayyuha lladzina amanu udzkuru Allaha”(33:41)… Bolsheviks telah masuk ke Neraka. Sekarang yang lainnya kita sebut mereka lintah, parasit, Setan-Setan seperti itu kini sedang mendekat. Mereka tidak ingin Tarekat bangkit. Sekarang mari bawa pemuda Muslim yang tidak menyebut nama Allah ke sisi kita. Mereka tidak mengucapkan shalawat pada Nabi kita (s) dan tidak membaca Mawlid. Mawlid telah dibaca sejak dunia ini muncul. Bagaimana itu menjadi terlarang sekarang? Jadi pastilah mereka itu adalah Yahudi yang ingin melarang Mawlid ini. Para tentara melarang Mawlid, melarang untuk membaca Shalawat yang mulia.

Ada buku-buku besar di sini. Tidak ada yang dapat memahaminya. Ada empat volume tafsir di sini. Ada tafsir “Ruhu l-Bayan”. Jika Wahabi menemukan buku ini, mereka akan membakarnya. Mereka mengumpulkan buku-buku yang ditulis oleh Ottoman dan mereka membakarnya, menghancurkannya dan merobek-robeknya. Sampul kulit bukunya, oleh Wahabi Badawi ini dijadikan sepatu oleh mereka. Di Madinah al-Munawwarah mereka tidak menyisakan tekke, madrasah, dergah, perpustakaan lagi, semua dihancurkan. Mereka bahkan tidak meninggalkan batu-batu dan tanahnya.
Sekarang mereka datang ke sini untuk menyesatkan kaum muda. Mereka mengatakan, “Jangan berziarah kubur. Jangan mengunjungi awliya, itu adalah haram.” Kalian gila! “Jangan berziarah ke makam Syuhada, jangan berziarah ke makam Awliya. Haram!” Di kitab mana hal itu dituliskan? Di dalam kitab-kitabnya Yahudi. Oleh sebab itu hati-hatilah. Kami mengatakan kepada kalian bahwa Jalan Allah adalah seperti yang ditunjukkan oleh Nabi (s) kepada kalian. Ketika kalbu kalian bersama Allah, mereka tidak dapat melakukan apa-apa terhadap kalian. Semoga Allah memenuhi kalbu kita dengan Iman dan Islam.

Sultan ul-Awliya Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Al-Haqqani An-Naqshibandi (qs)

 

Now if one doesn’t ask for Allah, if there isn’t any asking for Allah can man find Allah? By saying Allah, Allah, Allah, Allah, whom am I calling? Are we calling for the Russians, calling the Armenians? Hasha (Pardon) calling the British? He says Allah. When the time comes that calling Allah is forbidden, it means that Islam is finished. If the educated people of Islam have forbidden saying Allah, that means that their Islam is finished, gone. If they declare that saying Allah is a bad thing then will these man have any faith? There are many now, walking around in Dagestan and also in other places, saying – don’t do dhikr. They won’t say to a singer, don’t sing songs. But if anywhere in a mosque if one sits and says Allah Allah, they say that this is a big sin. They have became insane these men are for the mental house. They are running away.

They say that this is forbidden. How can saying Allah be forbidden? If we don’t call to Allah then to whom shall we call? Satan, satan, satan. Shall we say satan? Shall we say devil, devil, devil? Pharaoh, pharaoh, shall we say pharaoh? Shall we say Stalin’s corpse? Lenin’s corpse? Corpses. They don’t say anything for them. They don’t say, break down the statues. There are many rascals here coming from the Hijaz. There are statues in the squares. They don’t go to the government & say; break down these statues of the ones who were enemies of faith and religion. They are the corpses of those who killed millions of Muslims. They don’t say why are you keeping them? These satans are annoying the people saying Allah Allah inside the mosque. They are misleading the youth. Why aren’t they going there? Each of them misled 70 million, 80 million Muslims.

You know how many people have been killed in these countries? We don’t know. It is like that these cursed ones are coming here to the mosque. You are saying Allah and they are saying, don’t make dhikr, don’t listen to the man in the turban. Don’t obey Sheiks. Well whom should I obey? Will you obey the dajjal? Now it is the end of times, therefore the Prophet (sallAllahu Alayhi wa aalihi wa sallam) commanded – Open your eyes. My nation will be 73 sects. One sect is saved the other 72 are in hell. These are Jewish ones trying to demolish the belief of people. They are coming here with millions in foreign money to damage the Muslims’ belief. That is their job. To destroy Islam, destroy the belief.

Allah’s command, ‘”Fadhkuruni adhkurkum”(2:152) O My servants remember (dhikr) Me, I will remember you. “Ya ayyuha lladhina amanu udhkuru Allaha”(33:41)… Bolsheviks have gone to hell. Now the others we call them leeches, parasites, those kind of satans are coming nearer. They came so that Tariqa should not get awakened. Now let’s take the Muslim youth to our side who don’t say Allah. They don’t say salawat on our Prophet (sallAllahu Alayhi wa aalihi wa sallam) and don’t read Mawlid. Mawlid is being read since the world existed. How can it be forbidden now? So you must be Jewish to forbid this. Soldiers are forbidding the mawlid, forbidding to say the honorable salawat.

There are huge books here. Nobody can understand them. There is a four volume tafsir here. “Ruhu l-Beyan” Tafsir. If the wahabis would find this book they would burn it. There they collected thousands of books written by the Ottomans and they burned, destroyed and ripped them. Of the outer leather cover of the books, these badawi wahabis made shoes of them. In Madina the Illuminated they did not leave any tekke, any madrasa, any dergah, any library. All of them they destroyed. They neither left stone nor earth.

Now they are coming here to mislead this youth. Don’t visit the graves, don’t visit awliya, it’s forbidden (they say). You are crazy! Don’t visit the martyrs, don’t visit the Awliya. Forbidden. In which book it is forbidden? In the books of the Jewish. Therefore take care. We are saying to you the way of Allah is like the Prophet (sallAllahu Alayhi wa aalihi wa sallam) shows you. When your heart is with Allah, they can’t do anything to you. May Allah fill our hearts with faith and Islam.

~ Sultan ul-Awliya Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Al-Haqqani An-Naqshibandi (qs)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s