Pentingnya Rabithah

10341600_678299832257012_1560272266874838057_n

Ketika kita memandang langit di waktu malam, kita melihat bintang-gemintang yang bersinar terang, tetapi ada juga miliaran bitang yang tidak bersinar terang, karena cahaya itu tidak sampai pada mereka. Serupa halnya dengan manusia. Makhluk surgawi memandang pada manusia dan mereka melihat siapa di antara manusia itu yang bercahaya dan bersinar terang – seperti halnya kita memandang bintang yang bersinar di langit. Oleh sebab itu, ‘rabithah’ atau koneksi adalah media yang sangat penting untuk mencapai cahaya surgawi. Mereka yang menyangkal hal ini akan terputus; tidak ada cahaya yang masuk ke dalam kalbu mereka–selesai.
— Sultan Ul Awliya Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil an Naqshbandi
When we look at the sky at night, we see illuminated stars; but there are also billions of stars that are not illuminated, because that ‘nur’ does not come on them. And it is similar with mankind as well. Heavenly beings are looking at mankind and seeing which ones of mankind are illuminated and are shining – just like we look at the shining stars in the sky. Therefore, ‘rabita’, connection, is the most important medium to reach heavenly lights. Those who deny this are cut off; no light comes to their hearts – finished.

— Sultan Ul Awliya Mawlana Shaykh Muhammad Nazim Adil an Naqshbandi

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s