Target Utama Setan adalah Spiritualitas Kita

10422597_759305520823109_6011072011544556744_n

Kekotoran dapat berdampak pada tubuh fisik kita, tetapi tujuannya bukanlah pada tubuh tersebut. Yang menjadi target Setan adalah mengganggu ketenangan batin kita. Ya, itu yang menjadi targetnya. Tujuan kita sesungguhnya adalah untuk terhubung dengan sisi spiritual kita. Meskipun tubuh fisik kita selalu terlempar, namun target Setan bukanlah tubuh fisik kita, tidak. Tujuannya adalah untuk mengganggu batin atau spiritualitas kita. Oleh sebab itu kita harus mengucapkan paling tidak 40 kali sehari: a`uudzu billahi min asy-Syaythaani ‘r-rajiim. Ketika Setan mengganggu batin kita, kegelapan akan menyelimuti kita.

 

Dirtiness extends to our physical being but its aim is not our physical being. Shaytan’s target is to disquiet our spiritual beings. Yes, that is it. Our real aim is to connect to our spiritual being. Although our physical being is always being thrown around, Shaytan’s target is not our physical being, no. His aim is to disturb our spirituality. Therefore, we must say at least forty times a day, a`oodhu billahi min ash-Shaytaani ‘r-rajeem. When Shaytan disturbs our spirituality, darkness comes upon us.

Mawlana Syekh Nazim Adil an-Naqsybandi (q)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s