Mawaddah

12193664_10153245539875886_3647193624318943634_n

Kata mawaddah, cinta, memerlukan buku-buku berbahasa Arab untuk menjelaskannya. Apakah mawaddah itu? Itu adalah menyerahkan kehidupan kita untuk cinta terhadap Ahl al-Bayt! Jika Sayyidina al-Husayn memberikan hidupnya kepada Ummat an-Nabi ﷺ apakah kita tidak perlu memberikan hidup kita demi cinta kepada Nabi ﷺ dan keluarganya? Kalau tidak artinya kita tidak bersyukur. Tidak bersyukur atas semua yang telah Allah berikan kepada kita, bahkan napas kita, itu adalah kehidupan kita, karena untuk setiap napas yang masuk dan keluar, kita harus bersyukur kepada Allah (swt) bahwa Dia menjadikan kita menarik dan menghembuskan napas dalam cinta terhadap Nabi ﷺ.

Shaykh Hisham Kabbani

 

The word mawaddah, love, needs books in Arabic to explain. What is mawaddah? It is to give our life in love of Ahl al-Bayt! If Sayyidina al-Husayn gave his life to Ummat an-Nabi ﷺ must we not give our lives for love of the Prophet ﷺ and His Family? Else we are ungrateful. Ungrateful is with all that comes with it, ungrateful for whatever Allah gave us, even our breath, that is our life, because for every breath coming in and going out we must be thankful to Allah swt that He makes us to breathe in and breathe out in love of the Prophet ﷺ.

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s