Ada 100.000 Miliar Bakteri di Dalam Perut Kita

photo_2016-02-07_16-57-44
Nabi (saw) bersabda, “Perut adalah rumahnya penyakit.” Orang mengatakan, “Oh, aku sakit perut.”  Apa yang kalian makan?  Nabi (saw) senantiasa menasihati para Sahabat untuk menjaga sistem pencernaannya dengan 1/3 air, 1/3 udara, dan 1/3 makanan.  Beliau (saw) juga bersabda, “Kami adalah sekelompok orang yang tidak makan kecuali kami lapar.  Dan ketika kami makan, kami tidak makan sampai kenyang.  Kami menyisakan 1/3 dari perut kami tetap kosong.”  Dan beliau mengatakan bahwa perut dan sistem pencernaan adalah rumahnya penyakit.  Karena di dalam perut dan sistem pencernaan itu—Allah memberi kemampuan baginya untuk dapat melihat—apa yang ada di dalam perut, beliau (saw) mengetahuinya.  Allah telah meletakkan berbagai macam penyakit di dalam perut.  Dari perut itu kalian mendapat masalah.

Sebagaimana kalian mempunyai sistem otak, orang mengatakan bahwa sistem pencernaan adalah seperti otak bagian bawah.  Jika otak bagian bawah ini tidak bekerja dengan baik, hidup kalian akan sengsara.  Allah membuat Nabi (saw) dapat melihat.  Para ilmuwan mengatakan paling tidak ada 3 triliun sel di dalam tubuh kita yang setiap 6 bulan Allah membuat mereka mengalami pembaharuan menjadi sel-sel yang baru, melalui reaksi yang berlangsung terus-menerus.

Jadi beliau (saw) mengatakan bahwa perut adalah rumahnya penyakit.  Karena ada bakteri di sana.  Ada bakteri yang baik, ada bakteri yang jahat.  Bakteri yang baik lebih banyak jumlahnya, oleh sebab itu mereka selalu mengontrol bakteri yang jahat.  Nabi (saw) mampu melihatnya.  Kalian tahu berapa jumlah bakteri di dalam perut manusia? 100.000 miliar bakteri di dalam sistem pencernaan.  Mereka semua berada dalam pengawasan.  Siapa yang mengontrol mereka?   Para Awliyaullah mengatakan mengapa kalian harus mengucapkan Bismillaahi ‘r-Rahmaani ‘r-Rahiim sebelum makan?  Karena itu menjadikan makanan kalian menjadi makanan yang penuh berkah—karena kebanyakan makanan mempunyai bakteri, mempunyai masalah.

Segera setelah kalian meletakkan makanan di dalam mulut, 300 malaikat akan ditugaskan untuk membawa makanan itu agar dapat dicerna dengan baik, melalui 100.000 miliar bakteri.  Mereka mencernanya, subhanallah.  Setiap bakteri adalah makhluk hidup juga.  Bagaimana mereka dapat mengetahui mana bakteri yang baik dan mana yang jahat?  Nabi (saw) 1400 tahun yang lalu sudah mengatakan tentang hal itu kepada kita.  Para ilmuwan sekarang menemukannya. 100.000 miliar bakteri, dan masing-masing adalah makhluk hidup yang berdiri sendiri.  Seperti halnya sel, mereka mempunyai sistem masing-masing yang berbeda-beda, seperti sebuah kamp tentara.  Itulah sebabnya jika kalian mendapat serangan terhadap sel di dalam tubuh kalian, seluruh sistem pertahanan sel akan menghadapinya.  Nabi (saw), Allah membuatnya dapat melihat hal itu.  Bagaimana kita dapat melukiskannya?  Ketika Allah memberi, Dia memberinya.

Shaykh Hisham Kabbani
6 Feb 2016

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s