Bingung?

12744054_10153433931555886_6945172826931692536_n

Kita berada di zaman ketika banyak orang yang kebingungan, kita bingung, mereka bingung, para ulama bingung, presiden bingung, ada suatu kebingungan besar dan setiap orang berpikir bahwa dirinya benar dan itulah masalahnya.  Kita berdoa kepada Allah (swt) demi Sayyidina Muhammad (s) dan awliyaullah untuk senantiasa mengumpulkan kita bersama orang-orang yang digambarkan Allah sebagai berikut,

رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُم مَّن قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا
Orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah, di antara mereka ada yang telah gugur, sebagian ada yang menunggu, tetapi mereka tidak akan mengubah (janji mereka) pada akhirnya. (Surat al-Ahzaab, 33:23)

“Orang-orang yang telah berjanji kepada Allah, dan di antara mereka ada yang masih hidup dan sebagian lagi ada yang telah meninggal dunia,” itu adalah arti harfiahnya, tetapi itu juga dapat bermakna, “Orang-orang yang menjaga janji mereka kepada Allah,” mereka berada di jalan yang lurus, Shiraat al-Mustaqiim dan sebagian telah mencapai Maqaam at-Taslimiyya, artinya mereka mati sebelum mereka mati seperti Sayyidina Abu Bakr ash-Shiddiq (r), mati secara fisik berbeda dengan mati secara spiritual.  Selama ruh kalian masih berada di dalam jasad, kalian harus membuat ruh berserah diri kepada Allah dalam segala hal.  Jadi kita berdoa, “Yaa Rabbii, janganlah Engkau mencabut keberuntungan kami dengan bersama awliyaullah, yaitu orang-orang yang Engkau gambarkan di dalam Al-Qur’an Suci sebagai rijaalun shadaquu ma `ahadu ‘Allahu `alayhi, orang-orang yang menjaga janji mereka!

Shaykh Hisham Kabbani

 

We are in a time when too much people are confused: we are confused, they are confused, `ulama are confused, presidents are confused; there is a big confusion and everyone thinks that he is right and that is the problem. We ask Allah (swt) for the sake of Sayyidina Muhammad (s) and awliyaullah to keep us with the ones about whom Allah has:

رِجَالٌ صَدَقُوا مَا عَاهَدُوا اللَّهَ عَلَيْهِ فَمِنْهُم مَّن قَضَى نَحْبَهُ وَمِنْهُم مَّن يَنتَظِرُ وَمَا بَدَّلُوا تَبْدِيلًا
Men that kept their covenant with Allah (swt) and some passed and some are waiting and they did not change in the least. (Surat al-Ahzaab, 33:23)

“Men who have confirmed an oath, what Allah has taken from them and from them are those who are alive and those who are in grave,” is the literal meaning, but it also it means, “Men who kept their Covenant with Allah,” they are straightforward on Siraat al-Mustaqeem and some reached Maqaam at-Taslimiyya, which means they died before they died like Sayyidina Abu Bakr as-Siddiq (r), to die physically is different than to die spiritually. As long as your soul is in your body you must make the soul accept submission to Allah in everything. So we are asking, Yaa Rabbee, don’t deprive us of the benefit to be with awliyaullah, those whom You described in Holy Qur’an as rijaalun sadaqoo ma `ahad’Allahu `alayhi, men that kept their covenant!

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s