Adab Makan

1936314_10153443317075886_3876748429216788576_n
Pada suatu hari Nabi (saw) masuk ke rumahnya dan menemukan sepotong roti di lantai. Beliau mengambilnya, membersihkannya, meniupnya dan memakannya. Sekarang kita tidak hanya melihat potongan roti di lantai, tetapi kita membuang makanan dari piring kita; kita mengambil lebih banyak dari apa yang bisa kita konsumsi kemudian membuang sisanya ke dalam sampah, hal itu menghilangkan semua berkah! Nabi (saw) bersabda, jilati kelima jarimu setelah engkau selesai makan, karena berkah bisa saja terletak pada gigitan terakhir ketika membersihkan piringmu:

عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إِذَا وَقَعَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ ، فَلْيَأْخُذْهَا فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى وَلْيَأْكُلْهَا ، وَلَا يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ ، وَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ بِالْمِنْدِيلِ حَتَّى يَلْعَقَ أَصَابِعَهُ ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيِّ طَعَامِهِ الْبَرَكَةُ ”

Idzaa waqa`ta luqmat ahadikum fal-yaakhudzhaa fal-yumith maa kaana bihaa min adzaa wal-yaakulhaa wa laa yad`ahaa li’sy-syaythaani wa laa yamsah yadahu bi’l-mindiili hattaa yal`aqa ashaabi`ahu fa innahu laa yadrii fii ayyi tha`aamihi al-barakah.

Setan selalu hadir pada setiap keadaanmu. Pada saat makan ia juga hadir di sana. Oleh sebab itu bila ada sepotong makanan yang terjatuh dan ada sesuatu yang menempel padanya, maka bersihkanlah makanan itu, lalu makanlah, jangan tinggalkan untuk Setan dan bila kalian telah selesai makan, hendaknya kalian menjilati jari-jemari kalian karena orang tidak tahu pada bagian mana makanan itu mengandung berkah. (Sahih Muslim)

Shaykh Hisham Kabbani
One time the Prophet (s) came to his house and found a piece of bread on the floor. He took it, cleaned it, blew on it and ate it. Today we are not only seeing pieces of bread on the floor, but we are throwing food from our plates; we take more than we can consume and then throw it in the garbage, which takes away all the barakah! The Prophet (s) said to lick your five fingers upon finishing your food, as the barakah might be in the last bite from cleaning your plate:

عَنْ جَابِرٍ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إِذَا وَقَعَتْ لُقْمَةُ أَحَدِكُمْ ، فَلْيَأْخُذْهَا فَلْيُمِطْ مَا كَانَ بِهَا مِنْ أَذًى وَلْيَأْكُلْهَا ، وَلَا يَدَعْهَا لِلشَّيْطَانِ ، وَلَا يَمْسَحْ يَدَهُ بِالْمِنْدِيلِ حَتَّى يَلْعَقَ أَصَابِعَهُ ، فَإِنَّهُ لَا يَدْرِي فِي أَيِّ طَعَامِهِ الْبَرَكَةُ “

Idhaa waqa`ta luqmat ahadikum fal-yaakhudhhaa fal-yumit maa kaana bihaa min adhaa wal-yaakulhaa wa laa yad`ahaa li’sh-shaytaani wa laa yamsah yadahu bi’l-mikdeeli hattaa yal`aqa asaabi`ahu fa innahu laa yadree fee ayyi ta`aamihi al-barakah.


Shaytan is ever present in all you attempt. At the time you eat, he is there too. Therefore, if a morsel falls down and something attaches to it, clean it off and eat it and do not leave it for Shaytan and when you have completed your meal, lick your fingers because one never knows which part of the meal contains the barakah. (Sahih Muslim)


Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s