Memegang Bara yang Terbakar

10580240_10153523701930886_7291834203695352906_n

Nabi (saw) bersabda, “Orang yang memegang teguh agamanya di tangannya bagaikan memegang bara yang terbakar.”

Apa yang terjadi bila kalian memegang bara yang terbakar?  Tangan kalian akan terbakar, kita tahu, tetapi itu menyakitkan!  Kalian memegang teguh agama kalian, tetapi itu menyakitkan dan sekarang bila kalian melepaskannya kalian akan terbakar lebih banyak lagi.  Orang yang memegang agamanya seolah-olah ia memegang bara yang terbakar, namun demikian masih lebih baik kalian membakar tangan kalian daripada seluruh tubuh kalian!  Bagaimana kita membakar seluruh tubuh kita?  Dengan menjadi liberal, melakukan apa yang kalian sukai, menjadi bebas.

Ini adalah masalah kita sekarang, mereka menyerukan kebebasan.  Kalian bisa bebas, tetapi tidak di dalam agama.  Kalian bisa berdoa dengan cara yang kalian inginkan, kalian bisa melakukan puasa sunnah pada hari-hari yang kalian inginkan di dalam setahun. Tetapi itu bukan berarti menjadi bebas.  Menjadi “bebas” artinya tidak mempunyai batasan, misalnya menggunakan marijuana, ikut dalam gang, laki-laki dan perempuan bergoyang mengikuti jalan setani.  Itulah liberal, tetapi bukan dalam hal-hal di mana kalian bebas melakukan apa yang kalian inginkan di dalam agama; yang kami maksud “tidak ada batas” di sini adalah dalam urusan duniawi.

Shaykh Hisham Kabbani

 

The Prophet (s) said, “The one holding his religion firmly in his hand is like someone holding a burning coal.”

What will happen if you hold a burning coal? It burns, we know, but it is painful! You are holding your religion and it is painful and today, if you let it out you will be burned more. The one holding onto his religion is as if he is holding a burning coal, yet it is better to burn your hand than to burn the whole body! How do we burn the whole body? By being liberal, to do what you like, to be free.

This is the problem of today, they call for freedom. You can be free, but not in religion. You can pray the way you like, fast the way you like during the year, voluntarily, on whatever day you like. But really that is not being free. to be “free” means to have no restrictions, using marijuana, going with gangs, boys and girls dancing, going on Satanic ways. That is liberal, but not in the sense that you are free to do what you like in religion; here we mean “no restrictions” in dunya way.

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s