Dikencingi Setan

IMG-20160706-WA0132

Saalim melaporkan dari ayahnya, Abdullaah ibn ‘Umar ibn Khattab (ra) bahwa Nabi (saw) bersabda, “Kabar gembira bagi seseorang yang berdiri di malam hari dan salat 2 rakaat,” Saalim mengatakan bahwa setelah mendengar hadits tersebut, ayahnya tidak pernah tidur di malam hari, beliau selalu dalam keadaan terjaga, dan salat, salat, salat hingga Subuh–muttafaqun `alayh. (Bukhari dan Muslim).

Abdullah bin Mas’ud (ra) berkata bahwa pada saat pertemuan dengan Nabi (saw) ada seorang laki-laki yang tidak hadir. Lalu ada seseorang yang memberitahu bahwa ia masih tidur hingga pagi tadi, dan tidak bangun untuk salat. Nabi (saw) kemudian bersabda, “Ini adalah orang di mana Setan telah mengencingi telinganya.” Jadi, apakah kalian ingin Setan mengencingi telinga kalian? Kalau begitu tidak perlu bangun di malam hari. Jika kalian–kita semua, termasuk saya, tidak ingin Setan kencing di telinga kita, maka kita harus bangun dan memohon ampunan Allah, dan salat, paling tidak 2 rakaat. Itu lebih baik daripada dunia dan segala isinya.

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s