Siapakah para Wali Allah itu?

IMG-20160608-WA0006

Nabi (saw) bersabda bahwa seorang wali adalah orang yang, “ketika kalian melihatnya, ia mengingatkan kalian kepada Allah.” (Musnad Ahmad). Beliau (saw) juga mengatakan bahwa seseorang mengikuti agama temannya, jadi berhati-hatilah dengan siapa kalian berteman. (Abu Dawud dan al-Tirmidzi).

Kita beruntung bahwa kita berada dalam tarekat ini dan kita telah dikaruniai guru-guru seperti itu. Mereka menyeru kita kepada Akhirat, jadi marilah kita bersyukur dan menjadi orang yang tekun.

Pernahkah kalian perhatikan apa yang terjadi bila kita berkumpul bersama Awliya, walaupun hanya dalam waktu singkat? Allah (swt) mengubah kalbu kita yang semula bagaikan batu menjadi bagaikan tanaman hijau; Dia menyirami kalbu kita dengan hujan rohaniah yang menyegarkan. Kalbu kita mengembang menjadi taman surga yang penuh dengan kehidupan, penuh dengan cahaya! Segala persoalan yang sulit menjadi mudah hanya dengan memandang mereka. Mengapa? Karena sepanjang waktu mereka berdiri di gerbang Sang Maha Pemurah, menerima dari dalam dan menyampaikannya keluar. Tidak heran bahwa Nabi Suci (saw) bersabda di dalam hadits qudsi bahwa Allah (swt) berfirman, la yasyqa bihim jalisuhum, “Tidak ada orang yang duduk bersama mereka akan celaka.” (al-Bukhari dan Muslim). Hal itu menyangkut orang-orang yang memerlukan pertolongan dalam kehidupan mereka, keluarga mereka, agama mereka, pekerjaan mereka, usaha, sekolah, dan segala sesuatu.

Shaykh Gibril Fouad Haddad

 

The wali is the one who, “when you look at him, you are reminded of
Allah,” the Prophet said (Musnad Ahmad). He also said: “A person
follows the religion of their friend; so be careful who you keep company
with” (Abu Dawud and al-Tirmidhi). We are fortunate that we are on
this Tariqa and that we have been granted such teachers. They call us to
Akhira so let us be happy and diligent.

Have you noticed what happens when we keep the company of Awliya even a
little while? Allah Most High changes our hearts from stone to greenery;
He showers our hearts with a fresh spiritual rain. Our hearts expand
into gardens of paradise full of life, full of light! Difficult matters
become easy just by looking at them. Why? Because at all times they are
standing at the door of the All-Generous, receiving from inside and
giving to the outside. No wonder the Holy Prophet said in his hadith
qudsi that Allah said: la yashqa bihim jalisuhum, “No one who sits
with them loses” (al-Bukhari and Muslim). That concerns everyone who
needs help in their life, their family, their religion, their work,
business, studying, governing, everything.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s