Sumber Kebanggaan Kita

14068174_10153860623675886_855450826539432891_n

Allah (swt) telah menciptakan dunia ini. Tapi, jika kalian bandingkan dunia ini dengan keseluruhan alam semesta atau Langit, maka ia akan lenyap, dengan ukuran jauh lebih kecil daripada sebuah titik atau mata peniti, tanpa nilai. Dunia ini tak memiliki nilai karena suatu hari nanti ia akan hilang. Jika demikian, kehormatan apakah yang Allah (swt) karuniakan pada kita? Kehormatan itu adalah sesuatu yang Ia cintai: suatu Risalah, suatu pesan. Dia telah menjadikan kita sebagai bagian dari pesan tersebut dengan menjadikan kita sebagai Muslim.

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ
Inna ad-diina `indallahi al-Islam.
Sesungguhnya agama di sisi Allah adalah Al-Islam. (Ali Imran, 3:19)

Orang-orang begitu bangga dengan agama mereka, dengan Islam mereka, tetapi siapakah yang memberikannya pada kita? Allah (swt) telah mengaruniakannya pada hamba-Nya, Sayyidinaa Muhammad (saw), sebagaimana firman Allah (swt):

سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ
SubhaanAllah alladzii asraa bi `abdihi,
Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya di waktu malam. (al-Israa, 17:01)

Penghambaan adalah sesuatu yang amat berharga. Jangan mengira kalian telah memilikinya, karena begitu banyak orang tidak memilikinya. Kalian semua sama; kalian semua datang dari seorang ayah dan seorang ibu, begitu pula mereka, namun mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk menjadi Muslim, sedangkan kita mendapatkannya! Itulah fakhr kita, sumber kebanggaan kita. Artinya, kita mesti bersyukur dan bersujud lebih banyak lagi kepada Allah (swt)!

Shaykh Hisham Kabbani

 

Allah (swt) created this dunya but if you compare it to the universe or Heavens it disappears, becoming less that even one dot or the head of a pin, with no value! It has no value because one day it will be extinguished. So then what did Allah (swt) honor us with? It is something He loves: a message, He and made us part of that message as He made us Muslims!

إِنَّ الدِّينَ عِندَ اللّهِ الإِسْلاَمُ
Inna ad-deena `indallahi al-islam.
The religion before Allah is Islam. (al Imran, 3:19)

People are proud of their religion, of their Islam, but who gave it to us? Allah (swt) gave it to His servant, Sayyidina Muhammad (s), as He said:
سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ
SubhaanAllah alladhee asraa bi `abdihi,
Glory to the One who carried His servant. (al-Israa, 17:01)

Servanthood is precious. Don’t assume you have it, as so many people don’t. You are all the same; you all come from a father and mother, as do they, but they didn’t get a chance to be Muslim and we did! That is our fakhr, a source of pride, which means we should give thanks and make more sajda to Allah (swt)!

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s