Syarat Ilahiah untuk Masuk ke Hadirat Allah

14639833_10153983659885886_2745839332078107682_n

Tidak setiap orang dapat mengatakan atau dapat mengklaim bahwa mereka mencintai Allah (swt): ketika kalian mencintai, itu berarti, sebagaimana difirmankan Allah (swt) dalam Qur’an Suci, “Jika kalian betul-betul mencintai-Ku, maka kalian mesti datang kepada-Ku.”

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ

Katakanlah (wahai Muhammad, kepada mereka), “Jika kalian (betul-betul) mencintai Allah, maka ikutilah aku! Allah akan mencintai kalian dan mengampuni dosa-dosa kalian, dan Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (QS. Ali ‘Imraan, 3:31)

Bagaimana untuk datang kepada-Ku’? Tiada pintu dan tiada jalan kecuali Satu! Jika kalian menginginkan cinta Allah, kalian mesti mengambil jalan itu, jalan yang tidak memiliki dua pintu, melainkan hanya satu pintu: pintu itu adalah Sayyidina Muhammad ﷺ! Allah (swt) berfirman, “Jika kalian mengklaim bahwa kalian mencintai-Ku, maka ikutilah Muhammad!” In kuntum tuhibbuuna ‘Llaaha fattabi’uunii! Artinya, kalian tidak dapat datang kepada Allah sendirian, kalian tidak dapat datang hanya dengan usaha kalian sendiri. Dia menaruh suatu syarat untuk hal tersebut, “Jika kalian mencintai-Ku, kalian harus datang dengan Muhammad kepada-Ku! Jika kalian berkata bahwa kalian mencintai-Ku, maka ikutilah Rasulullah, ikuti Muhammad ﷺ, karena jika kalian datang bersamanya, pintu itu akan terbuka; tetapi, jika kalian tidak datang bersamanya, tiada cinta.”

Jadi, inilah syarat dari Allah (swt): “Di mana pun kalian memanjatkan doa atau membaca awrad atau zikir atau shalawat, jika kalian tidak datang bersama Nabi ﷺ, kalian tidak boleh memasuki pintu-Ku.”

Shaykh Hisham Kabbani

 

The Divine Condition to Enter Allah’s Presence

Not everyone can say that or can claim they love Allah (swt): when you love it means as Allah (swt) said in Holy Qur’an, “If you really love Me, then you have to come to Me.”

قُلْ إِن كُنتُمْ تُحِبُّونَ اللّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ
Say (O Muhammad), “If you (really) love Allah, then follow me! Allah will love you and forgive your sins, and Allah is Oft-Forgiving, Most Merciful.” (Surat Aali-`Imraan, 3:31)

How to ‘come to Me’? There is no door and no highway except One! If you want love of Allah you must take that highway, which doesn’t have two doors, but only one: that door is Sayyidina Muhammad ﷺ ! Allah (swt) said, “If you claim that you love Me, then follow Muhammad!” In kuntum tuhibboona ‘Llaaha fattabi`oonee! So you cannot come to Allah alone, you cannot come by yourself, He put it in a condition, “If you love Me, you have to come with Muhammad to Me! If you say you love Me, then follow Rasoolullah, follow Muhammad ﷺ, because when you come with him then the door is open, but if you don’t come with him, no love.”

So it is a condition from Allah (swt): “Wherever you try to make du`a or awrad or dhikr or salawaat, if you don’t come with the Prophet ﷺ you cannot enter My door.”

Shaykh Hisham Kabbani

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s