Ketika Kita Mengucapkan Kata “Allah”

19990056_1395231743864508_8007488185866901551_n
إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا
 
Sesungguhnya setelah kesulitan itu ada kemudahan! (Surat al-Insyirah, 94:6)
Barang siapa yang mengetahui batas-batasnya, ia akan berdiri pada posisinya, dan para Awliya mengetahui batas-batas mereka. Kita tidak bisa melompat dan berkata, “Aku ingin melihat!” Allah Mahatahu kapan akan dibukakan bagi kita. Jadi mari kita berusaha untuk mencapai batas tersebut melalui zikrullah.
 
Ketika kalian mengatakan, “Allah” itu bukanlah napas kalian, karena pada saat itu Allah menugaskan seorang malaikat untuk mengambil napas itu dari kalian dan membawanya ke Hadratillah, di mana setiap saatnya mempunyai busana yang baru dan seorang malaikat datang untuk memurnikan diri kalian dan menempatkan kalian di Taman-Taman Surga di mana para Awliya melihat Hakikat kalian. Di dunia, kalian hanyalah sebuah bayangan dari Hakikat kalian dan itu akan berakhir ketika kalian masuk ke dalam liang lahat kalian. Itu bukanlah sebuah gambaran sejati.
 
Dalam setiap napas kita, baik tarikan dan hembusan, kita memerlukan seorang malaikat yang diciptakan untuk berzikir bagi kita hingga Kiamat. Segera setelah kalian mengucapkan “Allah” seorang malaikat baru diciptakan untuk berzikir atas nama kalian hingga Kiamat, dan jika kalian mengucapkannya lagi, malaikat lainnya akan diciptakan.

إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا

Verily, after every hardship comes ease! (Surat al-Inshirah, 94:6)

Day and night, Prophet (s) is carrying that wizr, sins. Who knows his limits stand by them, and Awliya know their limits. We cannot jump ahead and say, “I want to see!” Allah knows best when to open for us. Let us try to reach that limit through dhikrullah.

When you say “Allah” that is not your breath: at that moment, Allah assigned an angel to take that breath from you to the Divine Presence, where every moemtn has a new dress and an angel comes to purify you and put you in Gardens of Heavens, where Awliya see your Reality. Here in dunya is only an image, a reflection of the Reality that finishes when you go to the grave. That is not the real image.

We need the soul that comes with every breath in and out, an angel created to make dhikrullah for us until Judgment Day. As soon as you say “Allah” an new angel is created to make dhikr on your behalf until Judgment Day, and if you say it again, another angel is created.

 
Mawlana Shaykh Hisham Kabbani
Nazimiyya Indonesia
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s